Sunday, January 24, 2016

input dan output

Pengertian Input dan Output

a) Pengertian Input
Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh prosesor. Sebuah perangkat input adalah komponen piranti keras yang memungkinkan user atau pengguna memasukkan data ke dalam komputer, atau bisa juga disebut sebagai unit luar yang digunakan untuk memasukkan data dari luar ke dalam mikroprosesor.

b) Pengertian Output
Output adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang dapat digunakan. Artinya komputer memproses data-data yang diinputkan menjadi sebuah informasi. Yang disebut sebagai perangkat output adalah semua komponen piranti keras yang menyampaikan informasi kepada orang-orang yang menggunakannya.


Alat Input - Output

Alat Input
Yaitu sejumlah komponen atau alat yang digunakan user untuk memasukkan data ke dalam komputer untuk diproses lebih lanjut agar menghasilkan informasi yang dibutuhkan.
Beberapa contoh alat input antara lain :


Keyboard


Mouse dan Flashdisk

Scanner

Web Cam

Microphone - Headset

Harddisk

CD, dll.

Alat Output
Peralatan output adalah peralatan yang digunakan untuk membawa data keluar komputer atau juga untuk memindahkan data dari komputer ke perangkat lainnya. Berdasarkan bentuk outputnya, unit output terdiri dari :

Hardcopy device, alat yang digunakan untuk mencetak output ( misal: tulisan, angka, karakter dan simbol-simbol ) serta image ( grafik dan gambar ) pada media hard ( keras ) seperti kertas dan film. Contoh : Printer.
Softcopy device, alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan ( kata, angka, karakter dan simbol-simbol ) serta image ( grafik dan gambar ) ke dalam sinyal elektronik. Contoh : Monitor, Alpha Numerik Display, Projector dan Speaker.
Drive device, berupa alat yang digunakan untuk merekam atau menyimpan hasil output dapam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin, dan juga berfungsi sebagai alat output maupun alat input. Contoh : Flashdisk, Harddisk, Disket dan CD.


Mekanisme Kerja Sistem I/O

KOMPUTER

PENGGOLONGAN KOMPUTER

Komputer oleh beberapa professional digolongkan dalam beberapa sudut pandang. Yaitu berdasarkan data yang diolah, berdasarkan penggunaannya, berdasarkan ukurannya dan berdasarkan generasinya.

1. BERDASARKAN DATA YANG DIOLAH
Analog Computer
Komputer analog digunakan untuk data yang bersifat kontinyu dan bukan data yang berbentuk angka, tetapi dalam bentuk fisik, seperti misalnya arus listrik, temperatur, kecepatan, tekanan, dan lain sebagainya. Output dari computer analog umumnya adalah untuk pengaturan atau pengontrolan suatu mesin. Komputer analog banyak digunakan dalam proses pengontrolan pada pabrik kimia, pembangkit tenaga listrik, penyulingan minyak, rumah sakit untuk mengukur denyut jantung dan sebagainya.
Keuntungan dari computer analog adalah kemampuannya untuk menerima data dalam bentuk besaran fisik dan langsung mengukur data tersebut tanpa harus di konversikan terlebih dahulu seperti pada computer digital, sehingga proses dari computer analog lebih cepat dibandingkan dengan computer digital. Kerugian computer analog adalah terletak pada factor ketepatannya. Computer digitadl lebih tepat dibandingkan dengan computer analog.

Digital Computer
Data pada computer analog diterima dalam bentuk kontinyu, sedang data yang diterima pada computer digital dalam bentuk angaka atau huruf. Computer digital biasanya digunakan pada aplikasi bisnis dan aplikasi teknik.
Keunggulan dari computer digital adalah sebagai berikut.
1. memproses data lebih tepat dibandingkan dengan computer analog.
2. dapat menyimpan data selama masih dibutuhkan proses.
3. dapat melakukan operasi logika, yaitu membandingkan dua nilai dan menentukan hasilnya. Yaitu membandingkan elemen nilai yang satu lebih kecil atau sama dengan, atau lebih kecil sama dengan, atau lebih besar, atau lebih besar sama dengan, atau tidak sama dengan elemen nilai yang kedua.
4. data yang telah dimasukan dapat dikoreksi atau dihapus.
5. output dari computer digital dapat berupa angka, huruf, grafik, maupun gambar.
Hybrid Computer
Dialam aplikasi khusus, dibutuhkan suatu computer yang mampu menyelesaikan permasalahan lebih cepat dari computer digital dan lebih tepat dari computer analog. Computer ini merupakan kombinasi dari computer analog dan computer digital, dan disebut dengan hybrid computer(computer hybrid).

2. BERDASARKAN PENGGUNAANNYA
Special Purpose Computer
Computer ini dirancang untuk menyelesaikan suatu masalah yang khusus, yang biasanya hanya berupa satu masalah saja. Computer ini dapat berupa computer digital maupun computer analog, dan umumnya computer analog adalah special-purpose computer.
Special-purpose computer banyak dikembangkan untuk pengontrolan yang otomatis pada proses-proses industri, seperti misalnya pabrik kimia, penyulingan minyak, pabrik baja serta untuk tujuan militer, untuk memecahkan masalah navigasi di kapal selam dan kapal terbang. Sekali special-purpose computer sudah diprogram untuk masalah yang khusus, maka tidak dapat digunakan untuk masalah yang lainnya, tanpa adanya perubahan-perubahan yang dilakukan di dalam komputernya.

General Purpose Computer
Computer ini dirancang untuk menyelesaikan bermacam-macam masalah dapat menggunakan program yang bermacam-macam untuk menyelesaikan jenis permasalahan-permasalahan yang berbeda. Maka dibandingkan dengan special purpose computer, kecepatannya lebih rendah. Sejak generasi ketiga, sebagian besar computer dirancang sebagai general purpose computer, dapat digunakan untuk masalah yang berbeda-beda, misalnya aplikasi bisnis, teknik, pendidikan, pengolahan kata, permainan dan lain sebagainya.

3. BERDASARKAN UKURANNYA
Berdasarkan ukurannya, computer digolongkan kedalam micro computer(komputer mikro), mini computer(komputer mini), small computer(komputer kecil), medium computer(komputer menengah), large computer(komputer besar), dan super computer(komputer super).

Micro Computer
Micro computer disebut juga dengan nama personal computer. Ukuran main memory komputer mikro sekarang berkisar dari 16 mb sampai lebih dari 128 mb, dengan konfigurasi operand register 8 bit, 16 bit atau 32 bit. Kecepatan computer mikro sekarang berkisar antara 200 mhz sampai dengan 500 mhz.
Komputer mikro umumnya adalah single user, yaitu computer hanya dapat digunakan untuk satu pemakai saja untuk tiap saat. Perkembangan lebih lanjut dari computer mikro adalah computer super mikro(super micro computer). Supermicro computer merupakan multiuser system dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan computer mini. Sekarang supermicro computer mulai menggantikan computer mini, karena supermicro computer dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sama dengan yang dapat dikerjakan oleh computer mini. Perkembangan yang cepat dari computer mikro menyebabkan computer mikro dan computer super mikro tidak dapat dibedakan lagi. Computer mikro sekarang mempunyai kemampuan seperti computer super mikro, yaitu kemampuan multiuser system. System ini dikenal dengan istilah client server system.

Mini Computer
Perusahaan-perusahaan yang memproduksi computer mini ada yang menggolongkan kembali computer mini menjadi r, mini-mini computer, midi-mini computer, maxi-mini computer, dan super-mini computer tergantung dari kemampuannya.kecepatan computer mini sampai 50 mips.
Computer mini dapat bersifat multiuser, yaitu sebuah computer mini dapat mempunyai beberapa terminal yang dapat digunakan bersama-sama oleh banyak pemakai. Sampai dengan 64 terminal dapat dihubungkan dengan computer mini. Tiap-tiap terminal dapat diletakan ditempat yang terpisah yang dihubungkan dengan pusat komputernya.
Salah satu perusahaan yang pertama kali memproduksi computer mini adalah dec (digital equipment corporation). Perusahaan-perusahaan lainnya adalah ibm, Honeywell, hawlett Packard, data general, general automation, Olivetti, Phillips business systems, wang laboratories, burroughs dan ncr. Computer mini merupakan computer pertama yang diterapkan terhadap aplikasi pengendalian proses produksi, riset laboratorium dan komunikasi data.

Small Computer
Small computer disebut juga dengan nama small-scale mainframe computer. Small computer sekarang kebanyakan menggunakan system multiprogramming, multiprocessing dan virtual storage, serta bersifat multiuser dengan jumlah terminal sampai dengan ratusan buah. Beberapa perusahaan yang memproduksi small computer diantaranya adalah ibm, ncr, burroughs, Honeywell, dec, wang laboratories dan control data corporation.

Medium Computer
Medium computer disebut juga dengan nama medium-scale mainframe computer. Medium computer dapat mempunyai sejumlah besar dan bermacam-macam alat input atau output. Biasanya medium computer digunakan untuk komunikasi data, dengan ratusan terminal yang terpisah dari pusat komputernya. Pusat computer biasanyta menggunakan medium computer dan terminal-terminal dapat menggunakan micro computer atau mini computer untuk penerapan konsep Distribusi Data Processing (DDP), yaitu terminal selain dapat berhubungan dengan computer pusat, tetapi dapat juga berdiri sendiri.

Large Computer
Large computer disebut juga dengan nama mainframe computer atau large-scale mainframe computer karena bentuk fisiknya besar seperti lemari. Komputer mainframe mempunyai kecepatan 400 mips. Computer jenis ini di gunakan pada perusahaan-perusahaan yang besar, seperti misalnya perusahaan penerbangan yang mempunyai ratusan kantor cabang yang tersebar di seluruh dunia yang tiap-tiap kantor cabang mempunyai terminal dihubungkan dengan pusat komputernya.
Karena kecepatan dan besarnya memori computer ini, memungkinkan secara efektip menerapkan system time-sharing, ratusan pemakai dapat computer ini serentak dari terminal masing-masing pada saat yang bersamaan.

Super Computer
Penggunaan super computer memungkinkan penerapan system time-sharing yang lebih efektip. Ribuan terminal dapat dihubungkan dengan super computer dan ribuan pemakai dapat menggunakannya pada saat yang bersamaan.
Super computer disebut juga dengan nama parallel processor, karena super komputer adalah mainframe yang mempunyai banyak processor yang dipasang secara parallel. Contohnya adalah super komputer yang di gunakan di perusahaan telepon ptt di belanda yang mengunakan sebanyak 48 processor yang diparalel.

Sumber : “pengenalan computer” karangan prof. Jogiyanto

Wednesday, January 13, 2016

Contoh OOP dalam program C++


Disini saya mau memberikan contoh OOP dalam kehidupan sehari-hari dan Programnya, saya ingin membuat  contoh OOP kedalam Program C++
Yang pertama Contoh OOP dalam kehidupan sehari-hari ;
·  Class atau  Property (atau disebut juga dengan atribut) adalah data yang terdapat dalam       sebuah class.contohnya alat masak
·  Objeknya  adalah hasil cetak dari class, atau hasil ‘konkrit’ dari class. Jika menggunakan           analogi class alat masak, maka objek dari class alat masak bisa berupa: pisau, panci, kuali Objek dari class alat masak akan memiliki seluruh ciri-ciri alatnya
Method yaitu  tindakan yang bisa dilakukan didalam class. Jika menggunakan analogi class alat        masak kita, maka contoh method adalah, .motong,memasak,menggoreng
· Pengkapsulan : saya membuat rekening dibank, saya menyerahkan data pribadi saya ktp akte dan sebagainya, tetapi pihak bank tidak mengetahui pin saya
·     Pewarisan : Seorang anak biasanya mewariskan wajah ibu dan bapaknya
· Polymorphisme : Hewan kuda gajah dan burung pergi kesebuah hutan (tujuannya sama, perintahnya sama, tetapi cara hewan-hewan itu pergi kehutan berbeda-beda).



Yang kedua  Ini contoh OOP dalam program C++  ;

-      Class        : kendaraan
-      Objeknya : mobil lamborghni, mobil bmw, motor honda
-   Method     : Informasi kendaraan

1). Ini classnya





2). Ini encapsulasi(Enkapsulasi (encapsulation) adalah sebuah metoda untuk mengatur struktur class dengan cara menyembunyikan alur kerja dari class tersebut.Struktur class yang dimaksud adalah property dan method. Dengan enkapsulasi, kita bisa membuat pembatasan akses kepada property dan method, sehingga hanya property dan method tertentu saja yang bisa diakses dari luar class. Enkapsulasi juga dikenal dengan istilah ‘information hiding’.





3). Ini inheritancenya(Pengertian Inheritance (Pewarisan) adalah salah satu bentuk penggunaan kembali perangkat lunak dimana suatu kelas baru dibuat dari kelas yang sudah ada dengan memakai variabel data fungsi (method) dari kelas yang sudah ada tersebut serta menambah atribut/pelaku yang baru, kelas baru otomatis memiliki variabel atau fungsi yang dimiliki kelas asal.



4). Ini objeknya





5). Ini methodnya




Ini output dari program C++ diatas 



Trimakasih semoga bermanfaat yah :)

Saturday, January 9, 2016

Prinsip-prinsip dasar Object Oriented Programming

1. Enkapsulasi/pengkapsulan(Encapsulation )
Enkapsulasi adalah pembungkus, pembungkus disini dimaksudkan untuk menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses secara sembarangan atau di intervensi oleh program lain. Konsep enkapsulasi sangat penting dilakukan untuk menjaga kebutuhan program agar dapat diakses sewaktu-waktu, sekaligus menjaga program tersebut

2. Pewarisan (Inheritance)
Konsep inheritance ini mengadopsi dunia riil dimana suatu entitas/obyek dapat mempunyai entitas/obyek turunan. Dengan konsep inheritance, sebuah class dapat mempunyai class turunan

3. Keuntungan inheritance
a. Subclass menyediakan state/behaviour yang spesifik yang membedakannya dengan superclass, hal ini akan memungkinkan programmer Java untuk menggunakan ulang source code dari superclass yang telah ada.
b. Programmer Java dapat mendefinisikan superclass khusus yang bersifat generik, yang disebut abstract class, untuk mendefinisikan class dengan behaviour dan state secara umum.
Istilah inheritance
- Extends
Keyword ini harus kita tambahkan pada definisi class yang menjadi subclass.
- Superclass
Superclass digunakan untuk menunjukkan hirarki class yang berarti class dasar dari subclass/class anak.
Subclass
- Subclass adalah class anak atau turunan secara hirarki dari superclass.
- Super
Keyword ini digunakan untuk memanggil konstruktor dari superclass atau menjadi variabel yang mengacu pada superclass.
Methode Overriding
Pendefinisian ulang method yang sama pada subclass Dalam inheritance, method overriding berbeda dengan method overloading. Kalau method overriding adalah mendefinisikan kembali method yang sama, baik nama method maupun signature atau parameter yang diperlukan dalam subclass, kalau method overloading adalah mendefinisikan method yang memiliki nama yang sama, tetapi dengan signature yang berbeda dalam definisi class yang sama

4. Abstraction
Abstraction dapat diartikan sebagai cara pandang kita terhadap suatu sistem yang terdiri dari kumpulan subsistem yang saling berinteraksi. Subsistem dapat pula diartikan sebagai suatu objek. Contohnya pada Televisi. Dalam Televisi terdapat bermacam macam subsistem, antara lain : sistem antena dan channel, sistem playback, sistem pewarnaan, sistem on, sistem off dan lain sebagainya. Semua objek ( sub sistem ) yang terdapat dalam sistem televisi tersebut saling
berinteraksi satu sama lain.


5. Polymorphism
Polymorphism merupakan salah satu konsep penting dalam object oriented programming (OOP) khusunya di bahasa Java setelah abstraction dan inheritance. Polymorphism berarti banyak bentuk. Ada beberapa definisi berbeda tentang polymorphism yang berkaitan dengan pemrograman berorientasi obyek. Sedangkan apa yang dimaksud dengan polymorphism sendiri, sebenarnya sulit untuk didefinisikan. Sejalan dengan contoh yang diberikan, Anda diharapkan dapat mengerti dan memahami konsep polymorphism itu sendiri.
1. Enkapsulasi/pengkapsulan(
Encapsulation 
)
 Enkapsulasi adalah pembungkus, pembungkus disini dimaksudkan untukmenjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses secara sembaranganatau di intervensi oleh program lain. Konsep enkapsulasi sangat penting dilakukanuntuk menjaga kebutuhan program agar dapat diakses sewaktu-waktu, sekaligusmenjaga program tersebut

Thursday, January 7, 2016

PROPOSAL USAHA (TUGAS MANAJEMEN UMUM)

1.1 Latar Belakang
Saat ini banyak sekali remaja yang mengutamakan penampilannya, mereka sering menggunakan aksesoris untuk menunjang penampilannya ketika di sekolah, kampus, lingkungan tempat ia tinggal, atau ketika sedang hang out dengan teman-temannya.
Remaja saat ini sangat peka terhadap penampilannya. Mulai dari memakai gelang, kalung, anting,bros, dan lain sebagainya. Dari segi harga pun relative murah, maka dari situlah saya tertarik untuk membuat rencana bisnis tentang usaha penjualan aksesoris.
Dalam menjalankan suatu bisnis yang pertama adalah bagaimana kita menciptakan suatu inovasi baru, dimana nantinya aksesoris yang ingin saya pasarkan adalah aksesoris yang lebih unik, lebih awet, dan dijamin digemari oleh para remaja.
Dalam menjalankan suatu bisnis tidak lupa juga kita harus berani mencoba, jangan takut gagal dan berani megambil resiki yang mungkin terjadi.
1.2 Visi dan Misi Usaha
Visi
Menjadikan Aneka Aksesoris yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada konsumennya serta memberikan kepuasan yang lebih bagi pelanggan.
C. Misi
1. Berusaha memberikan pelayanan sebaiknya kepada konsumen
2. Mampu menjamin kepuasan konsumen
3. Tidak melakukan kecuarangan-kecurangan yang dapat merugikan konsumen
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Manajemen
Nama Usaha       : SM Accesories
Bidang Udsaha   : Accesories
Nama Ketua       :  Lusi Nurlita
Karyawan            : Primantha Evelin                           pemasaran
                              Karina Febri M                              laporan
                              Darujatun Mursyid                        pemasaran
                              Selma Pramatana                           keuangan
                       
B.    Pemasaran
Produk yang ditawarkan          : Buff, Dompet, Gelang, Kalung, Bross, Scraft, Tas, Tas Kosmetik, Anting,            Parfum
Sasaran Konsumen                  : Mahasiswa dan Mahasiswi
Wilayah Pemasaran                : Berbagai tempat-tempat mulai dari Kota Tua,
 sekitar tempat tinggal dan juga kampus.
 BAB III
A.    Rencana Keuangan
Biaya Produksi
1.    Biaya Variabel
No.
Keterangan
Harga per buah
1.     
Gelang
Rp 3.000
2.     
Kalung
Rp 5.000
3.     
Kalung Liontin
Rp 15.000
4.     
Buff
Rp 15.000
6
Parfum
Rp 8.000
6
Tas
Rp 40.000
Tas Kosmetik
Rp 8.000
Scraft
Rp 10.000
Anting
Rp 3.000
Bross
Rp 5.000
Gantngan Kunci
Rp5.000
Dompet
Rp25.000
2.    Biaya Tetap
Karena kita mengambil makana untuk dijual kembali (reseller) maka dari itu tidak ada biaya tetap semua masuk ke biaya variabel yang sewaktu-waktu dapat berubah.
            Laporan Usaha
·           Pengeluaran / Harga Beli        :
No
Nama Barang
Harga Modal
Jumlah
Total
1
Gelang
850
24
20.000
Kalung
1.500
12
18.000
Kalung Liontin
5.000
12
60.000
Buff
5.000
12
60.000
Parfum
3.000
12
36.000
Tas
35.000
6
210.000
Tas Kosmetik
5.000
12
60.000
Anting
1.500
12
18.000
Bross
2.500
12
30.000
Gantungan Kunci
1.500
12
18.000
Scraft
4.000
6
24.000
Dompet
15.000
6
90.000
TOTAL
Rp. 644.000,00

                                                 
·           Pemasukan      / Harga Jual     :
No
Nama Barang
Harga Jual
Jumlah
Total
1
Gelang
3.000
24
72.000
Kalung
5.000
12
60.000
Kalung Liontin
15.000
12
180.000
Buff
12.000
12
144.000
Parfum
8.000
12
96.000
Tas
40.000
6
240.000
Tas Kosmetik
8.000
12
96.000
Anting
3.000
12
36.000
Bross
5.000
12
60.000
Gantungan Kunci
5.000
12
60.000
Scraft
8.000
6
48.000
Dompet
25.000
6
150.000
TOTAL
Rp. 1.242.000,00
·         
  Untung / Rugi                   :
Pemasukan - Pengeluaran = Rp. 1.242.000 – Rp 644.000 = Rp 598.000,-
Total keuntungan Rp.598.000,-
BAB IV
A.    Kesimpulan
Kami hanya melakukan penjualan dari tanggal 7 Desember – 31 Desember, Karena penjualan bertabrakan dengan jadwal ujian tengah semester jadi anggota ditugskan untuk menjual di sekitar rumah, dan di hari minggu kami melakukan penjualan di daerah wisata kota tua, ketika ujian selesai kami melanjutkan penjualan di kelas-kelas. Usaha menjadi reseler aksesoris membutuhkan kesabaran untuk menawarkan produk, namun setelah dijalani usaha ini sangat menjanjikan,usaha ini juga dapat menjadi alternatif usaha untuk mahasiswa ataupun berbagai orang yang mempunyai tekad dan serius dalam memulai usaha.
BARANG YANG DIJUAL












ANGGOTA KELOMPOK
1.     SELMA PRAMATANA

2.      LUSI NURLITA SIAGIAN 

 3.     DARU JATUN MURSYID
 

4.     PRIMANTHA EVELINE
 

       

       
       


5. KARINA FEBRI MIRANDA